Daftar Lima Aset Koin Kripto Terburuk di Tahun 2022

By | January 25, 2023

kelownagarchameatshop.com – Tahun 2022 disebut sebagai Crypto Winter karena banyaknya koin yang jatuh dan memicu efek domino. Dari semua cryptocurrency yang jatuh, berikut adalah Daftar Lima Aset koin crypto dengan kinerja terburuk di tahun 2022.

Sepanjang tahun 2022, pasar crypto mengalami gejolak yang membuat nilainya terus terdepresiasi.

Salah satu fenomena yang paling parah adalah cryptocurrency Terra yang kehilangan lebih dari 90% nilainya hanya dalam beberapa hari.

Selain itu, kebangkrutan FTX juga memicu kepanikan pasar pada akhir tahun 2022.

Serangkaian peristiwa buruk di pasar crypto, langkah agresif Fed dalam menaikkan suku bunga, dan kekhawatiran resesi global menciptakan “Musim Dingin Crypto” alias musim ramping untuk koin crypto.

Berikut adalah catatan koin crypto yang mencatat rekor terburuk pada tahun 2022.

Daftar Lima Aset Koin Kripto Terburuk di Tahun 2022

1. Terra (LUNA)

  • Harga 1 tahun yang lalu: $114
  • Harga saat ini: $1.30
  • Total valuasi saat ini (Kapitalisasi Pasar): $ 166 juta

Penurunan nilai Stablecoin TerraUSD (UST) mencatat kinerja terburuk dari cryptocurrency dengan penurunan hingga 99,9% pada Mei 2022.

Seluruh pasar crypto dipengaruhi oleh peristiwa ini, termasuk BTC dan ETH yang anjlok lebih dari 30% di bulan yang sama. Salah satu penyebab “Crash Crypto” ini adalah algoritma UST gagal menyeimbangkan nilai Pegging terhadap Dolar AS.

Sebagai hasil dari kejatuhan crypto, pendiri Terra, Do Kwon, mencoba untuk menutupi kerugian dengan membangun proyek Terra 2.0, di mana Terra blockchain sengaja bercabang (dibagi) menjadi dua bagian, yaitu Terra Classic dan versi terbaru.

2. Token FTX (FTT)

  • Harga 1 tahun yang lalu: $40
  • Harga sekarang: $0.875
  • Total valuasi saat ini: $ 286 juta

Token FTT adalah token rintisan pertukaran kripto FTX. Nilai FTT jatuh setelah jatuh dari $40 / koin menjadi kurang dari $ 1 karena banyak investor melakukan Penjualan Panik setelah mengetahui krisis likuiditas yang dialami oleh bursa.

Pendiri dan mantan CEO, Sam Bankman-Fried, saat ini ditahan dan masih menjalani penyelidikan untuk mengungkap seluk-beluk krisis FTX dan memberikan kompensasi kepada investornya.

Secara teknis, FTX sudah dibekukan meskipun tokennya (FTT) masih diperdagangkan dengan nilai yang cukup menyedihkan dibandingkan dengan masa kejayaannya.

3. Solana (SOL)

  • Harga 1 tahun yang lalu: $176
  • Harga saat ini: $11
  • Total valuasi saat ini: $ 4 miliar

Solana (SOL) juga dipengaruhi oleh Crypto Winter meskipun kasusnya tidak sepopuler LUNA dan FTT.

Salah satu faktor yang membuat investor “kehilangan kepercayaan” pada SOL adalah kenyataan bahwa mereka telah kehilangan koin senilai $200 juta ini di satu dompet karena serangan peretasan.

Tidak hanya itu, SOL juga sering mengalami masalah jaringan (kesulitan WD) hingga 6 kali sepanjang tahun 2022. Plus, Solana sering dikabarkan memiliki bagian investasi dengan FTX.

Karena serangan sentimen negatif dari berbagai sisi, Solana menjadi salah satu koin crypto berkinerja terburuk pada tahun 2022.

4. Axie Infinity (AXS)

  • Harga 1 tahun yang lalu: $96
  • Harga saat ini: $6.38
  • Total valuasi saat ini: $ 600 juta

Axie Infinity coin (AXS) populer di tahun 2021 karena produknya sangat populer di kalangan pengguna maupun gamer.

Namun belakangan ini, Axie Infinity juga mendapat tekanan karena jumlah pemain yang berkurang drastis.

Format p2e (play – to-earn) sangat bergantung pada omset pemain baru yang berkembang pesat.

Oleh karena itu, ketika jumlah pemain mulai berkurang, AXS mengalami kesulitan menjaga likuiditas untuk mempertahankan nilai NFT mereka. Hal inilah yang membuat harga token Axie Infinity terjun bebas di tengah Musim Dingin Kripto.

5. Kotak Pasir (PASIR)

  • Harga 1 tahun yang lalu: $5.9
  • Harga saat ini: $0.40
  • Total valuasi saat ini: $ 600 juta

Hampir sama dengan token gaming sebelumnya, SAND juga terdepresiasi karena jumlah pemain yang terus berkurang.

Sebelumnya, SAND cukup populer karena tergabung dalam blockchain Decentraland yang memberikan kebebasan berkreasi bagi pemain untuk memperdagangkan aset digital (rumah virtual, tanah virtual, karya NFT, dll.)

Menurut laporan DappRadar, jumlah pengguna Aktif harian SAND hanya di kisaran 1000 pengguna. Karena jumlah pengguna yang rendah, nilai aset NFT di ekosistem PASIR telah terdepresiasi cukup buruk.

Akhir Kata

Demikian informasi yang dapat admin sampikan tentang, Daftar Lima Aset Koin Kripto Terburuk di Tahun 2022. Dengan adanya informasi di artikel ini semoga bermanfaat untuk anda semua, terimakasih.

Baca Juga:

Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy Z Flip 4 di Indonesia

Pro kontra Faucet Crypto Gratis Yang Perlu Anda Ketahui

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *